Massa Bertahan di Kawasan Mako Brimob Kwitang: Berita Terbaru

by -150 Views

Penanganan kasus kecelakaan dengan kendaraan taktis (rantis) yang mengakibatkan kematian pengemudi ojek online (ojol) dilakukan dengan transparan. Ribuan massa pengemudi ojol dan warga masih bertahan di sekitar Mako Brimob Kwitang meskipun sudah beberapa kali dihalau dengan gas air mata oleh petugas keamanan. Pada dini hari Jumat, massa terus berkumpul meski petugas telah menggunakan gas air mata. Suara pekikan masih terdengar di sekitar lokasi Mako Brimob, dengan titik-titik api dan asap gelap terlihat di sekitar jalan Senen.

Kendaraan roda dua dan empat terparkir di jalan layang, di mana orang berhenti untuk melihat situasi terkini di sekitar Mako Brimob Kwitang setelah insiden pengemudi ojol tewas terlindas. Massa membakar pos Polisi di bawah jalan layang Senen sebagai bentuk kemarahan dan tuntutan pertanggungjawaban kepada pihak kepolisian. Hingga saat ini, ledakan petasan dan gas air mata masih terdengar di sekitar kawasan.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim menegaskan bahwa penanganan kasus kecelakaan dengan kendaraan taktis yang menyebabkan kematian pengemudi ojol telah dilakukan secara transparan. Ia menyatakan bahwa proses pemeriksaan dilakukan dengan cepat dan transparan, melibatkan tidak hanya Propam Mabes Polri tetapi juga Korps Brimob, karena pelaku kecelakaan adalah anggota Brimob.

Pihak internal Polri serta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terlibat dalam koordinasi untuk memastikan penanganan kasus tersebut transparan. Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan kejelasan penyelidikan terkait insiden tersebut.

Source link