Insiden Penembakan Warga NTT oleh Aparat Timor Leste di Perbatasan Negara

by -202 Views

Insiden Penembakan di Perbatasan TTU Kembali Sorot Sengketa Batas Indonesia-Timor Leste

Ketegangan di perbatasan Indonesia-Timor Leste kembali pecah dan berujung luka. Seorang warga Nusa Tenggara Timur, Paulus Oki, dilaporkan terkena tembakan di bahu kanan dalam insiden yang terjadi di Tapal 36, Dusun Nino, Desa Imbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Peristiwa ini menegaskan bahwa persoalan batas negara di kawasan tersebut belum benar-benar selesai, meski konflik serupa sudah berulang kali mencuat.

Bermula dari Perselisihan di Tapal 36

Insiden itu terjadi pada Selasa, 26 Agustus 2025, setelah ketegangan yang sudah mulai terasa sejak Senin pagi, 25 Agustus 2025. Persoalan bermula dari perbedaan pandangan mengenai garis batas wilayah. Situasi yang awalnya berupa adu mulut kemudian berkembang menjadi bentrokan antara warga Indonesia dan pihak dari Timor Leste.

Dalam kekacauan itu, Paulus Oki terkena tembakan dan langsung mendapat penanganan medis. Kondisinya dilaporkan stabil. Di lapangan, warga Indonesia sempat berhasil memukul mundur kelompok dari Timor Leste, namun suasana kembali memanas ketika Unit Patroli Perbatasan Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) ikut terlibat.

Suasana Makin Panas Saat Tembakan Terdengar

Ketegangan meningkat ketika tembakan senjata terdengar dari arah pihak Timor Leste. Sebanyak 24 warga Indonesia yang berada di lokasi disebut tetap bertahan dengan membawa parang dan batu, di tengah situasi yang sudah jauh dari kendali. Kondisi tersebut memaksa aparat gabungan bergerak cepat untuk mencegah bentrokan meluas dan menjalar ke titik lain di perbatasan.

Polres Timor Tengah Utara kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi, petugas menemukan sejumlah barang bukti, termasuk peluru dan proyektil senjata laras panjang. Kapolres TTU bersama unsur TNI-Polri juga turun langsung untuk mengamankan area dan memastikan situasi tidak kembali memburuk.

Sengketa Lama yang Terus Muncul ke Permukaan

Setelah keadaan dinyatakan terkendali pada pukul 16.10 WITA, personel gabungan meninggalkan lokasi. Sementara itu, 24 warga Indonesia yang berada dalam peristiwa tersebut dimintai keterangan oleh Polres TTU untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini disebut sebagai kasus kedua penembakan warga perbatasan oleh aparat Timor Leste sejak negara itu merdeka pada 2005. Di wilayah ini, sengketa batas antara Indonesia dan Timor Leste masih menyisakan persoalan di lapangan, terutama pada lahan yang oleh warga setempat diklaim sebagai hak ulayat. Selama batas belum benar-benar disepakati dan dijaga dengan komunikasi yang solid, Tapal 36 akan tetap menjadi titik rawan yang mudah memantik ketegangan baru.