Terror KKB di Deiyai: Tukang Ojek Kritis dan Tewas

by -142 Views

Terror KKB di Deiyai: Tukang Ojek Kritis dan Tewas

Kekerasan bersenjata kembali memukul rasa aman warga di Kabupaten Deiyai, Papua. Dua tukang ojek menjadi korban dalam dugaan serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nokai Deiyai, Kodap XXXI, yang disebut berada di bawah pimpinan Panglima Jhon Badii. Dalam insiden tersebut, satu korban dinyatakan tewas, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan dalam kondisi kritis.

Korban Dievakuasi, Satu Tak Tertolong

Korban yang meninggal dunia diketahui bernama La Kafi. Sementara itu, satu korban lain berhasil dievakuasi ke rumah sakit, namun kondisinya disebut sangat lemah. Peristiwa ini kembali menambah deretan kasus kekerasan yang membuat warga, khususnya mereka yang bekerja di jalanan seperti tukang ojek, harus menghadapi risiko yang jauh lebih besar saat mencari nafkah.

Bagi masyarakat setempat, kejadian seperti ini bukan sekadar berita kriminal. Ada rasa waswas yang terus membayangi aktivitas harian, terutama di wilayah yang akses transportasinya sangat bergantung pada jasa ojek. Setiap perjalanan kini bisa berubah menjadi ancaman, dan situasi itu menegaskan bahwa keamanan di Deiyai masih berada dalam titik rawan.

Damai Cartenz Dikejar Tugas Mengejar Pelaku

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa timnya telah diterjunkan untuk memburu para pelaku dan mengungkap peristiwa ini secara menyeluruh. Melalui Satgas Humas Ops Damai Cartenz, aparat juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas.

Langkah penegakan hukum disebut terus berjalan, dengan harapan situasi dapat segera dikendalikan. Di tengah kondisi seperti ini, kehadiran aparat menjadi sorotan utama karena warga menunggu kepastian bahwa pelaku benar-benar ditindak dan ancaman serupa tidak kembali terulang.

Warga Diminta Peka dan Berani Melapor

Aparat juga mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi jika mengetahui keberadaan kelompok bersenjata. Laporan dari warga dinilai penting untuk membantu pengamanan wilayah dan mencegah korban berikutnya. Dalam situasi yang serba tidak pasti, kerja sama antara warga dan aparat menjadi salah satu kunci untuk memutus rantai teror yang kerap muncul tanpa peringatan.

Di saat yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk turut menyampaikan perkembangan pembangunan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua sebagai bagian dari upaya mendorong kesejahteraan wilayah. Namun, insiden di Deiyai menunjukkan bahwa pembahasan pembangunan belum bisa dilepaskan dari persoalan dasar yang lebih mendesak: rasa aman bagi warga yang harus tetap dijaga setiap hari.