Petani dan Presiden Prabowo: Hubungan yang Akrab

by -105 Views

Dedek Prayudi, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian yang mendalam terhadap petani. Ini terlihat dalam dua momen penting dalam karir Presiden. Pertama, saat masih menjadi anggota TNI aktif, dimana ia banyak dibantu oleh masyarakat dan petani. Kedua, saat memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Pernyataan ini disampaikan saat PCO menghadiri acara Panen Raya Jagung Program Ketahanan Pangan yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di desa Jenggalu, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Uki juga menekankan pentingnya program ketahanan pangan di tengah tantangan global yang memaksa Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor pangan. Jika negara produsen pangan utama seperti India, Brasil, dan China berhenti mengekspor pangan, harga pangan dunia akan naik dan berdampak pada Indonesia. She mentioned that the current corn harvest of around 10 tons from 1.5 hectares will continue to grow with the expansion of land and support from the government in the form of subsidized fertilizers, pesticides, and agricultural machinery.

Selain itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan (Pusdatin) Badan Pangan Nasional, Kelik Budianan, juga menyatakan dukungannya terhadap program Presiden Prabowo. Mereka sedang berkoordinasi dengan Bulog untuk menyerap hasil panen jagung petani dan memastikan integrasi antara hasil dari peternak dan petani. Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh Camat Sukaraja Ramlan Effendi, Kepala Desa Jenggalu Johni Midarling, Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Maret Samuel Sueken, perwakilan dari Pupuk Indonesia, dan masyarakat desa Jenggalu, mereka berusaha memastikan bahwa harga pakan dan hasil ternak juga akan tetap baik ketika harga pangan stabil.

Source link