Prabowo: Indonesia’s Realistic and United Stance in Conflict

by -175 Views

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah tidak ikut terseret arus panasnya konflik dunia yang kian melebar. Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, ia menilai situasi internasional saat ini jauh lebih rumit dibandingkan ketika pemerintahannya mulai berjalan pada 20 Oktober 2024. Karena itu, menurut Prabowo, Indonesia harus tetap tenang, solid, dan membaca keadaan dengan kepala dingin.

Dunia Sedang Berlapis Krisis

Prabowo mengingatkan bahwa berbagai konflik belum menunjukkan tanda mereda. Ia menyebut perang di Ukraina, Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah masih berlangsung, sementara ketegangan antara Israel dan Iran serta India dan Pakistan juga ikut menambah beban geopolitik global. Di kawasan Asia Tenggara, ia menyoroti Myanmar yang belum stabil, disusul memanasnya hubungan Kamboja dan Thailand.

Tekanan Baru dari Kebijakan Tarif AS

Selain konflik bersenjata, Prabowo juga menyinggung tantangan lain yang datang dari kebijakan tarif Amerika Serikat. Menurutnya, langkah itu membuat banyak negara menghadapi ruang gerak yang semakin sempit dalam menjaga kepentingan ekonomi masing-masing. Dalam situasi seperti ini, ia menilai Indonesia tidak boleh gegabah dan harus tetap mengutamakan perhitungan yang realistis.

Koordinasi Ekonomi Jadi Kunci

Di hadapan jajaran kabinet, Prabowo mengapresiasi tim ekonomi pemerintah yang dinilainya mampu bekerja dalam koordinasi yang baik. Ia juga menekankan pentingnya kerja lintas kementerian agar kebijakan negara tidak berjalan sendiri-sendiri. Bagi Prabowo, pendekatan Indonesia harus bertumpu pada negosiasi, ketenangan, dan kekompakan, bukan respons yang berlebihan di tengah situasi global yang terus berubah.

Prabowo menegaskan bahwa tugas utama pemerintah tetap sama: melindungi rakyat Indonesia. Dalam pandangannya, stabilitas nasional hanya bisa dijaga jika pemerintah bergerak sebagai satu kesatuan, menjaga arah, dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga tidak terganggu oleh gejolak dari luar.