Jasa Raharja telah mengambil langkah strategis untuk memperkuat sinergi nasional dalam meningkatkan kinerja penerimaan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Iuran Wajib (IW) serta kepatuhan nasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan program di Semester II 2025 di tengah tantangan peningkatan penerimaan dan kepatuhan yang berbeda-beda di setiap wilayah. Rapat Kerja Tim Task Force Direktorat Operasional, Kantor Cabang, dan KPJR Tingkat I yang berlangsung di Denpasar, Bali membahas hasil analisa dan evaluasi Semester I serta merumuskan strategi bersama Pembina Samsat Tingkat Nasional. Evaluasi Semester I menunjukkan bahwa penerimaan SWDKLLJ mencapai 53,18% dari target Anggaran 2025 dengan pertumbuhan 29,51% secara tahunan, sementara realisasi IW masih di angka 46,73% dari target, terutama akibat turunnya penerimaan IWPU. Meski demikian, tingkat kepatuhan nasional masih di bawah target. Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menekankan pentingnya transformasi dalam pengelolaan penerimaan SWDKLLJ dan IW dengan melibatkan kolaborasi lintas lembaga dan evaluasi berkelanjutan. Rapat kerja juga merumuskan langkah konkret untuk Semester II guna mempercepat pencapaian target penerimaan SWDKLLJ dan IW serta menyusun outlook 2026 untuk RKAP perusahaan. Diharapkan langkah-langkah ini akan membantu Jasa Raharja mencapai target Semester II 2025 dan mempersiapkan kinerja yang lebih baik di tahun-tahun mendatang.
Strategi Jasa Raharja Tingkatkan Penerimaan SWDKLLJ Semester II 2025





