Kolaborasi Nasional-Lokal-Swasta: Untuk Keberhasilan Program MBG

by -115 Views

Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (KPC), berbagi wawasan kunci dengan pemimpin daerah untuk menyelaraskan pemahaman tentang program unggulan Presiden Prabowo Subianto selama acara di Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Turut hadir dalam acara tersebut Muhamad Isra Ramli, Deputi I untuk Bahan Komunikasi dan Informasi di KPC; Tigor Pangaribuan, Deputi untuk Sistem dan Tata Pemerintahan di Badan Gizi Nasional (BGN); dan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Forum bertajuk “Bukti Nyata Program Presiden Prabowo Subianto” diselenggarakan oleh DPP Gempita (Gerakan Milenial untuk Cinta Tanah Air).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pemimpin daerah, di antaranya Darma Wijaya, Bupati Serdang Bedagai, Maya Hasmita, Bupati Labuhanbatu, Baharudin Siagian, Bupati Batu Bara, bersama pejabat lokal lainnya dan perwakilan Forkopimda Sumatera Utara (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). Hasan menekankan pentingnya menyelaraskan pandangan di semua tingkatan pemerintahan untuk memastikan implementasi lancar dan terkoordinasi dari program-program prioritas nasional.

Agenda kebijakan Presiden Prabowo didasarkan pada perencanaan jangka panjang dan bukan improvisasi, seperti yang diungkapkan Hasan. Konsep-konsep tersebut telah dituangkan dalam buku yang ditulis oleh Prabowo lebih dari satu dekade yang lalu dan menjadi dasar dari program-program pemerintah saat ini. Salah satu program unggulan adalah Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikatakan Hasan sebagai hasil dari visi jangka panjang. Program serupa telah berhasil diimplementasikan di lebih dari 109 negara dengan dampak yang dapat dirasakan dalam rentang waktu 10 hingga 20 tahun mendatang.

Hasan mendorong kolaborasi dari semua pihak untuk mempercepat program tersebut. Pemerintah pusat memberikan regulasi dan pendanaan, pemerintah daerah membangun dapur, dan sektor swasta juga dipersilakan untuk berpartisipasi. Forum ini juga menjadi wadah bagi pemimpin daerah untuk memberikan umpan balik dan usulan langsung kepada perwakilan BGN mengenai program MBG. Hasan menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi langsung untuk mencapai terobosan di lapangan.

Selain itu, Hasan mengingatkan pentingnya pengelolaan hati-hati dari dapur SPPG (Unit Layanan Pemenuhan Gizi). Setiap hidangan yang disajikan harus memenuhi setidaknya sepertiga kebutuhan kalori harian, dan rasanya juga harus enak. Hasan menegaskan bahwa memberikan umpan balik jika makanan tidak enak sangat penting, karena akan menjadi pemborosan jika makanan tersebut akhirnya dibuang.

Source link