JAKARTA TIMUR — Suasana di Lubang Buaya, Cipayung, mendadak gempar setelah warga menemukan jasad bayi yang dibungkus karung di area kebun pisang pada Rabu sore. Temuan itu bukan hanya mengejutkan karena isinya, tetapi juga karena karung tersebut disebut sudah beberapa hari berada di lokasi dan memunculkan bau menyengat.
Karung di Bawah Pohon Pisang Bikin Warga Curiga
Peristiwa bermula ketika seorang warga melihat karung tergeletak di bawah pohon pisang. Karena keberadaannya tak biasa dan tercium bau tak sedap, warga memutuskan untuk memeriksa lebih dekat. Saat karung dibuka, ternyata di dalamnya terdapat jasad bayi yang diduga sudah tidak bernyawa. Temuan itu membuat warga sekitar langsung panik dan segera melaporkannya.
Informasi yang beredar di lingkungan setempat menyebutkan karung itu kemungkinan sudah berada di lokasi selama dua hari. Jasad bayi juga disebut ditemukan dalam posisi tengkurap, sementara area sekitarnya mulai dipenuhi lalat. Kondisi tersebut membuat suasana di kebun pisang semakin mencekam dan memancing perhatian warga lainnya.
Polisi Turun Tangan dan Periksa Saksi
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cipayung, Iptu Edi Handoko, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut. Ia mengatakan polisi sudah memeriksa empat saksi untuk mengumpulkan keterangan awal dan menelusuri kronologi kejadian.
Hingga kini, penyidik masih mendalami bagaimana jasad bayi itu bisa berada di kebun pisang di kawasan Lubang Buaya. Polisi belum menyampaikan keterangan lebih jauh soal pihak yang diduga meninggalkan karung tersebut maupun kemungkinan motif di balik peristiwa ini.
Rekaman Warga Menyebar di Media Sosial
Penemuan itu kemudian ramai dibicarakan setelah sebuah video beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat warga membuka karung di bawah pohon pisang, sebelum akhirnya menyadari bahwa isinya adalah jasad bayi. Respons terkejut warga terekam jelas dan membuat peristiwa ini cepat menyebar luas.
Video itu memperkuat perhatian publik terhadap kasus yang terjadi di tengah permukiman warga tersebut. Di saat warga masih mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi, polisi terus mengumpulkan petunjuk dari lokasi dan keterangan para saksi untuk mengungkap asal-usul jasad bayi itu.





