Polisi Telusuri Kurir Tersiram Air Keras di Terogong, Diduga Jadi Korban Salah Sasaran
Kasus kurir yang tersiram air keras di kawasan Terogong, Cilandak, Jakarta Selatan, kini tidak hanya menyisakan luka fisik, tetapi juga tanda tanya besar. Polisi mulai mendalami kemungkinan bahwa korban berinisial AZ bukanlah target utama, melainkan ikut terkena imbas dari tawuran yang pecah di lokasi kejadian.
Peristiwa itu membuat AZ mengalami luka di bagian wajah dan harus segera mendapat perawatan medis. Saat kejadian, ia diketahui sedang menjalankan tugas mengantar paket sebelum situasi berubah kacau.
Polisi Belum Pastikan Motif, Dugaan Mengarah ke Salah Sasaran
Kapolsek Cilandak Kompol Febriman mengatakan penyelidikan masih berjalan dan pihaknya belum menarik kesimpulan apa pun. Meski demikian, dugaan awal mengarah pada kemungkinan korban terseret dalam kericuhan tawuran yang terjadi di sekitar Terogong.
Informasi yang dihimpun kepolisian menyebut AZ diduga terkena serangan saat melintas di area itu. Polisi masih menelusuri apakah korban benar-benar menjadi sasaran, atau justru berada di posisi yang salah pada waktu yang salah.
Wajah Korban Terasa Terbakar Saat Diserang
AZ mengaku kejadian berlangsung di sekitar Apartemen Bumi Mas. Cairan yang mengenai wajahnya langsung menimbulkan sensasi panas dan perih seperti terbakar. Dalam kondisi panik, ia segera mencari bantuan setelah insiden tersebut.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani penanganan medis. Hingga kini, kondisi AZ masih dipantau, sementara polisi berupaya mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut.
Penyelidikan Terus Berjalan di Polsek Cilandak
Di Polsek Cilandak, penyidik masih memeriksa kronologi lengkap kejadian untuk memastikan siapa saja yang terlibat dalam tawuran itu dan bagaimana AZ bisa menjadi korban. Fokus utama penyelidikan saat ini adalah mengurai apakah insiden tersebut memang serangan yang disengaja atau murni korban salah sasaran.
Sejauh ini, kepolisian belum mengumumkan hasil akhir pemeriksaan. Namun, kasus ini terus dibuka lebar karena menyangkut keselamatan warga yang sedang bekerja di tengah situasi jalanan yang mendadak berubah berbahaya.
Atribusi sumber: informasi kasus ini disampaikan oleh Kapolsek Cilandak Kompol Febriman dan keterangan korban berinisial AZ yang dihimpun di lokasi kejadian.





