Prabowo Bertemu Ketua Majelis Nasional Vietnam, Bahas Ruang Kerja Sama yang Masih Terbuka Lebar
Agenda Menhan RI Prabowo Subianto di Vietnam berlanjut dengan pertemuan penting di Hanoi pada Sabtu, 14 September. Setelah sehari sebelumnya menemui Presiden Vietnam Tô Lâm, Prabowo kini duduk bersama Ketua Majelis Nasional Vietnam Tran Thanh Man untuk membicarakan peluang kerja sama yang dinilai masih sangat besar, terutama di sektor-sektor strategis.
Diplomasi Lanjutan Usai Bertemu Presiden Vietnam
Pertemuan dengan Tran Thanh Man menjadi kelanjutan dari rangkaian komunikasi tingkat tinggi yang dijalankan Prabowo selama kunjungan kerjanya. Dalam pertemuan bilateral itu, kedua pihak menyoroti hubungan Indonesia dan Vietnam yang selama ini sudah terjalin baik, namun masih bisa diperkuat lebih jauh melalui kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan.
Prabowo menyampaikan apresiasi atas pembicaraan yang berlangsung konstruktif. Ia menilai hubungan pertahanan Indonesia dan Vietnam memiliki potensi besar untuk dikembangkan, bukan hanya untuk kepentingan dua negara, tetapi juga bagi stabilitas kawasan.
“Kami melihat potensi yang signifikan untuk memperdalam hubungan pertahanan dengan Vietnam, yang tentu akan berkontribusi positif terhadap stabilitas kawasan,” kata Prabowo.
Fokus pada Stabilitas Asia Tenggara
Isi pembicaraan di Hanoi tidak berhenti pada hubungan bilateral semata. Pertemuan itu juga menempatkan stabilitas Asia Tenggara sebagai bagian dari kepentingan yang lebih luas. Dalam pandangan Prabowo, kerja sama Indonesia dan Vietnam dapat memberi efek positif bagi keamanan regional, terlebih di tengah pentingnya menjaga ketenangan di kawasan.
Karena itu, pertemuan tersebut memperlihatkan arah diplomasi yang tidak hanya bersifat seremonial. Ada dorongan untuk membawa hubungan kedua negara ke level yang lebih operasional, terutama di bidang pertahanan dan area strategis lain yang menjadi perhatian bersama.
Didampingi Delegasi Tingkat Tinggi
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Denny Abdi, anggota Komisi I DPR RI Sugiono, serta Atase Pertahanan RI untuk Vietnam Kolonel Dian Tri Hutanto. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pembahasan yang dilakukan memang menyentuh agenda penting dalam hubungan kedua negara.
Dari pihak Vietnam, Tran Thanh Man hadir bersama Ketua Komite Urusan Luar Negeri Majelis Nasional Vu Hai Ha, Ketua Komite Hukum Majelis Nasional Hoang Thanh Tung, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Ta Van Thong, serta sejumlah pejabat tinggi dari Majelis Nasional dan kementerian terkait.
Pertemuan ini menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Vietnam sedang diarahkan pada kerja sama jangka panjang yang lebih erat, dengan pertahanan sebagai salah satu titik utama yang dinilai paling menjanjikan untuk diperluas.
