Prabowo Subianto Unggul Usai Kalah Berkali-kali di Pilpres, Pengamat: ‘Man of The Moment’ untuk Demokrasi

by -57 Views

Jakarta – Pengamat politik Igor Dirgantara menilai kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden 2024 adalah bukti dari proses demokrasi di Indonesia yang berjalan dengan baik melalui pemilihan umum.

Menurut Igor, Prabowo yang sebelumnya pernah kalah dalam dua pemilihan presiden pada tahun 2014 dan 2019, tetap loyal dan gigih dalam perjuangannya melalui jalur demokrasi dengan kembali ikut dalam pemilihan presiden 2024.

“Akhirnya, dalam pemilihan presiden 2024, Prabowo bisa meraih hasil dari perjuangannya. Meskipun melelahkan, namun hasilnya manis melalui jalur konstitusional. Hal ini menunjukkan bahwa Prabowo saat ini adalah the Man of The Moment yang dipilih secara demokratis oleh rakyat sebagai Presiden 2024-2029,” ujar Igor kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/3).

Igor juga menyoroti pernyataan Prabowo setelah kemenangan dalam pemilihan presiden 2024 bahwa proses demokrasi di Indonesia memerlukan biaya yang besar namun perlu terus ditingkatkan kualitasnya.

“Prabowo memahami bahwa demokrasi di Indonesia membutuhkan biaya yang tinggi. Oleh karena itu, Indonesia memerlukan kepemimpinan yang kuat setelah kepemimpinan Jokowi untuk mengembalikan demokrasi kepada rakyat, bukan kepada pemodal atau pemilik modal,” kata Igor.

Igor juga menyatakan tidak khawatir dengan kepemimpinan Prabowo-Gibran karena Prabowo sendiri memahami pentingnya adanya check and balances sebagai tokoh nasional yang telah lama berada di luar pemerintahan.

“Ini adalah faktor penting mengapa Prabowo akan mendengarkan kritik dan menghargai sikap oposisi ketika menjadi pemimpin baru Indonesia,” tambahnya.

Igor memprediksi bahwa demokrasi Indonesia di masa depan akan lebih baik di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran karena keduanya telah melalui proses demokrasi di Indonesia yang tidak instan dan tidak hanya bergantung pada popularitas semata.

“Prabowo adalah contoh bagus bagaimana membangun partai politik dari nol, bukan sekadar ikut-ikutan, bukan hanya sebagai pegawai partai, apalagi sebagai karyawan partai. Prabowo mengetahui bahwa pilar demokrasi yang paling penting adalah partai politik,” tambahnya. (SENOPATI)

Sumber: https://prabowosubianto.com/prabowo-subianto-unggul-usai-kalah-berkali-kali-di-pilpres-pengamat-man-of-the-moment-untuk-demokrasi/

Source link